Anti Bribery Management System & Good Governance

Perbedaan ISO 37001:2016 dan ISO 37001:2025 — Panduan Lengkap untuk Bisnis yang Siap Upgrade Sertifikasi

7 Januari 2026
Perbedaan ISO 37001:2016 dan ISO 37001:2025 — Panduan Lengkap untuk Bisnis yang Siap Upgrade Sertifikasi

ISO 37001 adalah standar internasional untuk Anti-Bribery Management System (ABMS) atau Sistem Manajemen Anti-Penyuapan (SMAP) yang membantu organisasi mencegah, mendeteksi, dan merespon praktik penyuapan. Standar ini sangat relevan bagi perusahaan yang ingin memperkuat governance, risk management, dan kepatuhan terhadap hukum anti-korupsi baik di sektor publik maupun swasta.

Standar asli diterbitkan pada 2016, dan setelah melalui proses revisi, ISO 37001:2025 resmi dirilis sebagai edisi kedua yang memperbarui beberapa aspek penting dari versi sebelumnya.

Landasan & Tujuan ISO 37001: Anti-Bribery Management System

Secara umum, ISO 37001 menetapkan persyaratan dan panduan untuk merancang, menerapkan, memelihara, dan meningkatkan sistem manajemen anti-penyuapan. Ini berlaku untuk berbagai organisasi, baik di sektor publik, swasta, maupun nirlaba, serta mencakup tindakan menangkal penyuapan berbagai bentuk, langsung maupun tidak langsung.

Waktu Rilis & Transisi Standar

  • ISO 37001:2016 adalah versi pertama yang diperkenalkan untuk memberikan kerangka kerja pencegahan penyuapan di lingkungan bisnis.
  • ISO 37001:2025 adalah revisi terbaru yang diterbitkan pada Februari 2025, menggantikan versi 2016 dan menyinkronkan standar ini dengan praktik tata kelola modern dan kebijakan global terbaru.

Organisasi yang sudah tersertifikasi versi 2016 diwajibkan melakukan transisi ke versi 2025 paling lambat 28 Februari 2027. Selama periode transisi, sertifikasi lama tetap sah, tetapi setelah tanggal tersebut hanya sertifikasi versi 2025 yang akan diakui.

Perbedaan Utama ISO 37001:2016 vs ISO 37001:2025

Perubahan dari versi 2016 ke 2025 tidak mengubah tujuan inti standar, tetapi memperluas konteks, tanggung jawab kepemimpinan, budaya organisasi, dan integrasi dengan praktik bisnis modern. Berikut ringkasan poin-poin perbedaan paling signifikan:

Penekanan pada Budaya Anti-Penyuapan

ISO 37001:2016:
Lebih banyak berfokus pada prosedur dan proses untuk mencegah penyuapan, dengan referensi budaya yang relatif implisit.

ISO 37001:2025:
Menambahkan subklausul khusus yang mensyaratkan pembentukan dan penguatan anti-bribery culture atau budaya anti-penyuapan yang nyata di seluruh organisasi, termasuk leadership commitment dan perilaku etis.

Perubahan Terminologi & Peran Fungsi Anti-Penyuapan

2016:
Menggunakan istilah Anti-Bribery Compliance Function yang sering dipahami sebagai fungsi kepatuhan.

2025:
Istilah ini diganti menjadi Anti-Bribery Function, dengan deskripsi peran yang lebih jelas tentang independensi, tanggung jawab, dan akses fungsi tersebut kepada manajemen puncak atau dewan.

Harmonisasi dengan Standar ISO Lainnya

2016:
Mengikuti High Level Structure (HLS) standar manajemen ISO.

2025:
Mengadopsi Harmonized Structure (HS) yang lebih modern serta konsisten dengan standar manajemen seperti ISO 37301 (compliance), ISO 37000 (governance), dan ISO 37002 (whistleblowing). Ini memudahkan integrasi ABMS dengan sistem manajemen lain di organisasi.

Pertimbangan Risiko Lingkungan & Konteks Global

ISO 37001:2025 mencakup pertimbangan perubahan iklim sebagai bagian dari konteks organisasi, yang menunjukkan bagaimana risiko eksternal yang lebih luas (termasuk aspek ESG) dapat mempengaruhi efektivitas sistem anti-penyuapan.

Penanganan Konflik Kepentingan

Versi 2025 menyediakan panduan yang lebih eksplisit terkait identifikasi, komunikasi, dan mitigasi konflik kepentingan, termasuk kewajiban mengembangkan prosedur pelaporan konflik dan awareness terkait. Ini memperkuat kontrol internal yang lebih sistematik.

Due Diligence dan Pengawasan Pihak Ketiga

Meskipun versi 2016 sudah mencakup due diligence pada pihak ketiga seperti vendor atau mitra, versi 2025 memperkuat supervisinya, termasuk:

  • pengawasan yang lebih berkelanjutan terhadap hubungan dengan pihak ketiga,
  • digital risk assessment untuk transaksi otomasi dan digital,
  • risiko integritas dalam hubungan bisnis kompleks.

Struktur dan Urutan Klausul

Perubahan minor pada susunan klausul, seperti urutan continual improvement dan nonconformity corrective action, dilakukan untuk menyelaraskan alur logis sesuai struktur harmonis terbaru ISO.

Apa yang Tidak Banyak Berubah

Beberapa prinsip dasar tetap konsisten dari versi 2016 ke 2025:

✔ ISO 37001 masih bertujuan membantu organisasi mencegah, mendeteksi, dan merespon praktik penyuapan secara proaktif.
✔ Struktur manajemen berbasis siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA) masih dipertahankan.
✔ Fokus pada due diligence, pelatihan, monitoring, dan audit internal tetap menjadi elemen penting.

Implikasi Praktis Bagi Organisasi

Transisi dari ISO 37001:2016 ke ISO 37001:2025 berarti organisasi tidak cukup sekadar menyesuaikan dokumentasi, tapi juga harus:

  • melakukan gap analysis terhadap persyaratan baru, terutama budaya anti-penyuapan, konflik kepentingan, dan penilaian risiko pihak ketiga;
  • memperkuat keterlibatan governing body dan manajemen puncak;
  • menyesuaikan kebijakan, prosedur, dan pelatihan karyawan untuk mencerminkan lanskap risiko modern;
  • menyiapkan bukti dan dokumentasi yang lebih komprehensif untuk audit transisi.

Kesimpulan: Evolusi ISO 37001 dari 2016 ke 2025

ISO 37001:2025 bukan sekadar versi baru tapi juga mencerminkan perubahan konteks bisnis global, termasuk:

  • penekanan pada budaya anti-penyuapan yang aktif,
  • kepemimpinan anti-korupsi yang nyata,
  • ESG dan risiko perubahan iklim,
  • serta integrasi dengan standar tata kelola modern.

Transisi ini merupakan peluang bagi organisasi untuk:

👉 memperkuat sistem manajemen anti-penyuapan,
👉 memperbaiki tata kelola internal,
👉 meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan,
👉 serta menjadikan antikorupsi sebagai bagian tak terpisahkan dari strategi bisnis.

Siap Transisi ke ISO 37001:2025 dengan Pendampingan Ahli?

Perubahan standar seperti ISO 37001:2025 bukan hanya soal dokumentasi. Ia menyangkut tata kelola, budaya organisasi, dan integrasi risiko anti-penyuapan yang lebih luas ke dalam operasi.

Di Optima Consulting, kami membantu organisasi:

✔ melakukan gap analysis versi 2016 → 2025
✔ menyusun ulang kebijakan & prosedur ABMS
✔ merancang training kepemimpinan dan awareness program
✔ mendampingi audit transisi hingga sertifikasi baru

Kalau Anda ingin memastikan organisasi Anda tidak hanya patuh standar terbaru, tetapi juga menguatkan integritas bisnis, tim kami siap mendampingi dari strategi hingga implementasi.

Hubungi Optima Consulting untuk konsultasi dan roadmap ISO 37001:2025.

Share artikel ini:

Artikel Terkait